SIAPA ORANG PUASA YANG DIBERI PAHALA DALAM MEMBERIKAN BUKA

Pertanyaan

Apakah orang puasa yang dianjurkan Nabi sallallahu’alaihi wa sallam dalam memberikan buka itu adalah orang puasa fakir atau orang asing di suatu tempat atau orang yang kita undang untuk berbuka di rumah kita seperti tamu dari kalangan keluarga dan kerabat. Apakah kami mendapatkan pahala dengan menyuguhkan buka untuk orang-orang puasa yang kita undang khusus di bulan Ramadan?

Alhamdulillah.

Telah ada
ketetapan dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ
مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
(رواه الترمذي 807)

“Barangsiapa memberi buka orang puasa, maka
dia mendapatkan pahala seperti orang puasa, tidak dikurangi sedikitpun
pahala orang yang puasa.” (HR. Tirmizi, 807)

Maksud
orang puasa di sini adalah siapa saja yang berpuasa dari kalangan umat
Islam. Apalagi orang yang berhak menerima shodaqoh dengan berbuka seperti
orang fakir, miskin,ibnu sabil. Makna ini seperti sabda beliau
sallallahu’alaihi wa sallam:

مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ
اللَّهِ فَقَدْ غَزَا (رواه البخاري، رقم 2843)

“Barangsiapa yang mempersiapkan untuk berperang di jalan Allah, maka sungguh
dia telah berperang.” (HR.
Bukhori, 2843)

Wabillahit
taufiq, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad,
para keluarga dan shahabatnya.’

Al-Lajnah
Ad-Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiyah Wal Ifta

Fatawa
Al-Lajnah Ad-Daimah, kumpulan kedua, 9/33.

Sebagai
tambahan silahkan merujuk soal jawab no.
50047,
118145.

Wallahu’alam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top