Sebidang Tanah Tidak Ada Zakatnya Jika Tidak Ditujukan Untuk Perdagangan

Pertanyaan

Ada seseorang yang mempunyai sebidang tanah, pada saat sekarang dia tidak ingin menjualnya, tanah tersebut berada di kawasan kota tempat pusat perdagangan. Dia ingin membangun rumah pada masa yang akan datang; untuk diinvestasikan, maka apakah wajib dikeluarkan zakatnya ?

Alhamdulillah.

Tanah tersebut tidak ada
kewajiban zakat; karena tanah tidak wajib dizakati kecuali jika pemiliknya
bertujuan untuk diperjual belikan.

Kemudian jika anda membangun
di atasnya dan mengembangkannya, maka anda wajib mengeluarkan zakat dari
harta yang anda dapatkan, jika sudah sampai nisab dan sudah berlalu selama
satu tahun.

Syeikh Ibnu Utsaimin –rahimahullah-
pernah ditanya:

“Apakah sebidang tanah yang
disiapkan untuk tempat tinggal pada masa yang akan datang tetap ada zakatnya
? ”.

Beliau menjawab:

“Tidak ada zakatnya jika
disiapkan untuk dibangun atau dimanfaatkan, kecuali untuk disewakan dan
sudah berlalu selama satu tahun”.

Beliau juga berkata:

“Tanah yang telah anda beli
untuk menjadi tempat tinggal anda atau untuk disewakan, tidak ada zakatnya
meskipun sudah berlalu selama bertahun-tahun; karena tanah yang ada zakatnya
adalah tanah yang dimiliki untuk diperjual belikan atau sebagai sumber
penghasilan. Adapun jika disiapkan untuk kebutuhan dan konsumsinya sendiri,
maka tidak ada zakatnya, hal itu sama halnya dengan semua barang  dagangan.
Atas dasar itulah maka anda tidak wajib mengeluarkan zakat dari tanah
tersebut, dari Alloh-lah segala petunjuk”. (Fatawa Manarul Islam: 1/298-299)

Wallahu A’lam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top