Pertanyaan
Alhamdulillah.
Tidak ada dalam istilah
syari’at Islam apa yang disebut dengan “zawaj muaqqat” (pernikahan sementara),
maka barang siapa yang melakukan itu maka dia akan terkena had (hukuman)
zina. Sebagaimana yang dikatakan oleh Umar bin Khottob –radhiyallahu ‘anhu-:
“Tidak satu pun dari mereka yang mendatangiku kecuali saya akan mencambuknya
dengan hukuman had”.
Namun sebagian ahli bid’ah
dari orang-orang sesat mereka masih saja berpendapat sahnya nikah mut’ah
yang termasuk bagian dari pernikahan sementara, padahal di dalam Islam
bentuk pernikahan tersebut sudah dihapus. Maka menjadi kewajiban anda untuk
berhati-hati terhadap mereka, dan janganlah mengikuti perasaan anda hingga
akan menghalangi anda untuk mengikuti kebenaran.
Wallahu a’lam.