Hukum Berjihad

Pertanyaan

Apakah hukum jihad adalah fardhu ‘ain pada masa sekarang, karena hak-hak umat Islam telah terkoyak disebabkan penjajahan asing atau yang lainnya? dan apa hukumnya bagi mereka yang duduk (tidak ikut berperang) dan tidak memiliki siasat, namun sebenarnya jika mereka diminta maju (ke medan perang) mereka akan menjawab ajakan tersebut dan akan berjihad di jalan Allah, hanya saja mereka terhalang dengan keadaan yang di hadapi umat Islam karena hukum yang berlaku adalah hukum selain hukum Allah?

Alhamdulillah.

Berjihad untuk menegakkan
kalimat Allah dan melindungi agama Islam, dan meneguhkannya dalam rangka
untuk menyebarluaskannya, menjaga kehormatannya, hukumnya adalah wajib bagi
siapa saja yang mampu melakukannya, namun ia juga harus mengirim pasukan dan
menertibkannya; karena hawatir akan terjadi kekacauan dan akan terjadi
sesuatu yang tidak baik pada ujung-ujungnya. Oleh karenanya yang memulai dan
memutuskannya adalah waliyul amri (penguasa). Adapun para ulama harus
mendorong semangat juang dalam masalah ini, jika penguasa tidak memulai dan
tidak mengajak umat Islam berjihad. Bagi yang mampu melakukannya hendaknya 
menyambut seruan (pada jihad tersebut) dengan penuh ikhlas karena Allah dan
mengharapkan kemenangan al haq, dan melindungi agama Islam. Sedangkan bagi 
siapa yang tidak ikut serta dalam jihad tersebut pada saat adanya seruan dan
tidak memiliki uzur maka ia berdosa (di sisi Allah).

Hanya dari
Allah-lah semua petunjuk, dan shalawat dan salam dihaturkan kepada Nabi kita
Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top