Apakah Suami Diperbolehkan Memberikan Zakatnya Kepada Istrinya Karena Dia Mempunyai Hutang?

Pertanyaan

Apakah seorang suami diperbolehkan melunasi hutang istrinya dari dana zakat. Perlu diketahui bahwa istrinya telah berhutang sebelum menikah?

Alhamdulillah.

Ya, hal itu tidak apa-apa.
Karena dia tidak ada kewajiban melunasi hutang istrinya. Yang terlarang itu
memberikan zakat kepada istrinya agar gugur dirinya dari memberikan nafkah
kepadanya.

Ibnu Al-Munzir rahimahullah
mengatakan, “Para Ahli ilmu bersepakat (ijma’) bahwa suami tidak
diperbolehkan memberikan zakat kepada istrinya. Hal itu karena nafkah
kepadanya merupakan suatu kewajiban atasnya, sehingga hal itu bisa tercukupi
dari pengambilan zakat. Tidak diperbolehkan memberikan zakat kepada (istrinya).
Sebagaimana kalau dia berikan seperti memberikan nafkah kepadanya. “ selesai
dari ‘Al-Mugni, (2/270).

‘Alisy rahimahullah dalam
kitab ‘Minah Al-Jalil Syarkh Mukhtasor Kholil’ mengatakan, “Kalau pemberian
zakat suami kepada istrinya, itu sepakat dilarang. Sisi pelarangannya (maksdunya
pemberian zakat masing-masing kepada pasangannya) kalau pemberian satu
dengan lainnya itu tidak untuk hutang atau memberikan nafkah kepada lainnya,
maka hal itu diperbolehkan.” Selesai

Syekh Ibnu Utsaimin
rahimahullah mengatakan, “Kalau ada seseorang yang melunasi hutang orang
tuanya dari zakatnya. Dimana orang tuanya tidak mampu melunasinya, maka hal
itu diperbolehkan. Kalau suami melunasi hutang istrinya dari zakatnya.
Dimana istri tidak mampu melunasi hutangnya, maka hal itu juga tidak mengapa.
Karena hal itu sesuai dalam golongan orang yang mempunyai hutang.” Selesai
dari’Fatawa Nurun ‘Ala Ad-Darbi.

Kesimpulannya, suami
diperbolehkan memberikan zakatnya kepada istrinya untuk melunasi hutangnya.

Wallahu’alam
.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top