Apakah Disunahkan Doa Tertentu Saat Mencium Hajar Aswad?

Pertanyaan

Apakah doa saat mencium Hajar Aswad?

Alhamdulillah.

Disunahkan saat mengusap Hajar Aswad atau menciumnya, membaca

 بِسْمِ اللهِ ، وَاللهُ أَكْبَر

“Dengan menyebut nama Allah, Allah maha besar.”

Tidak mengapa juga jika ditambah,

اللَّهُمَّ
إِيمَاناً بِكَ ، وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ ،
وَاتِّبَاعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عليه وسلم

“Ya Allah, dengan keimanan kepadaMu, membenarkan kitabMu,
menepati janji kepadaMu, serta mengikuti sunah nabiMu shallallahu alaihi wa
sallam.”

Dalilnya adalah riwayat dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَافَ بِالْبَيْتِ وَهُوَ عَلَى بَعِيرٍ ، كُلَّمَا أَتَى
عَلَى الرُّكْنِ أَشَارَ إِلَيْهِ بِشَيْءٍ فِي يَدِهِ وَكَبَّرَ (رواه
البخاري، رقم 1632)

“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam
melakukan thawaf di Baitullah di atas ontanya. Setiap kali melewati Hajar
Aswad, beliau memberikan isyarat dengan sesuatu yang ada di tangannya seraya
bertakbir.” (HR. Bukhari, no. 1632)

Abdurrazzaq meriwayatkan dalam Al-Mushanaf, 5/33, dari Ibnu
Umar radhiallahu anhuma, bahwa beliau jika mengusap Hajar Aswad, megucapkan

بسم الله والله أكبر

‘Bismillah wallahu akbar.’ (Dishahihkan oleh Ibnu Hajar dalam
At-Talkhis Al-Habir, 2/247)

Terdapat riwayat dari Ibnu Abbas, bahwa apabila mengusap
Hajar Aswad, beliau mengucapkan,

اللهم
إيماناً بك ، وتصديقاً بكتابك وسنة نبيك صلى الله عليه وسلم

“Ya Allah, berdasarkan keimanan kepadaMu, membenarkan kitabMu
dan sunah nabiMu shallallahu alaihi wa sallam.”

Al-Baihaqi juga meriwayatkan serupa dalam As-Sunan Al-Kubro,
5/79, dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu. Ath-Thabrani juga
meriwayatkan riwayat seperti ini juga.

Banyak fuqoha dan ulama yang menyatakan disunahkannya zikir
ini (saat mengusap/mencium Hajar Aswad)

Perhatikan kitab Al-Umm, oleh Imam Syafii, 8/163, Al-Majmu,
oleh An-Nawawi, 8/163, Al-Mughni, Ibnu Qudamah, 3/183, Fathul Qadir, Ibnu
Hamam, 2/448.

Syekh Bin Baz rahimahullah berkata, “Disyariatkan takbir saat
menyentuh Hajar Aswad dan menciumnya atau saat memberikan isyarat kepadanya
apabila tak dapat menyentuhnya.” (Majmu Fatawa Ibn Baz, 17/223)

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, “Apa yang diucapkan
saat menyentuh Hajar Aswad?”

“Hendaknya ketika pertama kali dia mengucapkan,

باسم الله والله أكبر ، اللهم إيماناً بك ، وتصديقاً بكتابك
، ووفاءً بعهدك ، واتباعاً لسنة نبيك محمد صلى الله عليه وسلم ،

Kemudian jika dia berputar dan melewati Hajar Aswad, dia
cukup membaca “Allahu Akbar” saja. (Al-Liqo Asy-Syahri, edisi ke 10,
Shifatul Umrah)

Wallahu a’lam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top